Analisis Konsep Makna Imra’ah Berdasarkan Teori Semantik Toshiko Izutsu
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran bahasa Arab dengan menggunakan konsep makna Imra’ah berdasarkan teori semantik Toshiko Izutsu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep makna Imra’ah dapat dipahami lebih mendalam melalui analisis makna dasar, makna relasional, serta aspek sinkronis dan diakronis. Penggunaan konsep makna Imra’ah berdasarkan teori semantik Toshiko Izutsu dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran bahasa Arab dengan cara meningkatkan pemahaman makna kata dalam berbagai konteks, mengembangkan keterampilan analisis bahasa, dan meningkatkan kesadaran terhadap aspek sinkronis dan diakronis. Penelitian ini menyarankan bahwa penggunaan konsep makna Imra’ah berdasarkan teori semantik Toshiko Izutsu dapat menjadi metode yang efektif dalam pembelajaran bahasa Arab.
##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.downloads##
Rincian Artikel
Bagian

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Referensi
Abdullah, A. (2020). Abdullah, A. (2020). Pembelajaran Bahasa Arab Dengan Menggunakan Metode Semantik. Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 10(1), 1-10. Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 10(1), 1–10.
Aini, S. Q., & Nugroho, K. (2024). Zauj And Imara’ah In The Qur’an, Says Mutaradif (A Pre-Emptive Study Of The Quran’s Semantic Interpretation By Toshihiko Izutsu). Proceeding Iseth (International Summit On Science, Technology, And Humanity), 1346–1357. Https://Doi.Org/10.23917/Iseth.4283
Alfarezi, I. (2024). مفهوم كلمة امرأة في القرآن (دراسة دلالية توشيهيكو إيزوتسو). Uin Sultan Maulana Hasanuddin Banten). .
Bahrudin, F., Sobar Al Ghazali, & Alhamuddin. (2022). Analisis Pendidikan Terhadap Q.S Ali Imran Ayat 137-138 Tentang Sinergisitas Iman, Ilmu, Dan Akhlak. Bandung Conference Series: Islamic Education, 2(2), 586–595. Https://Doi.Org/10.29313/Bcsied.V2i2.4075
Barton, U. (2018). Tragische Lust Im Passionsspiel?: Die Ambivalenzen Des Mitleids. Dalam J. Bockmann & R. Toepfer (Ed.), Ambivalenzen Des Geistlichen Spiels (1 Ed., Hlm. 103–124). Vandenhoeck & Ruprecht. Https://Doi.Org/10.13109/9783666301902.103
Dietmar, Z. (T.T.). Sprechakttypen In Einer Montague-Grammatik. Ein Modelltheoretischer Ansatz Zur Behandlung Illokutionärer Rollen.
Hamzani, Y. (T.T.). The Concepts Of Synonymy, Insynonymy And Asynonymity In The Qur’an.
Hasyim, M. (2024). Kontekstual Kata Imra’ah, Zauj, Dan Nisā’ Perspektif Al-Furūq Al-. 1(12).
Junita, D. (T.T.). Program Studi Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir Fakultas Ushuluddin, Adab, Dan Dakwah Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Tahun 2022.
Mansor, N. A. & Noor Hisham Md Nawi. (2021). Interaksi Al-Quran Tentang Konsep Gender: Al-Quran Interaction On Gender Concept. International Journal Of Humanities Technology And Civilization, 56–63. Https://Doi.Org/10.15282/Ijhtc.V6i(S2).6254
Munirah, M., & Umi, U. S. (2023). Pendekatan Hermeneutika Amina Wadud: Gender Dalam Konsep Husband And Wife. An-Natiq Jurnal Kajian Islam Interdisipliner, 3(2), 153–169. Https://Doi.Org/10.33474/An-Natiq.V3i2.20333
Nurmaulida, R. O. (T.T.). Studi Ilmu Alquran Dan Tafsir.
Puspitasari, A. W. & Muh.Nashirudin. (2022). Term “Perempuan” Dalam Al-Qur’an (Tinjauan Study Pustaka). Rayah Al-Islam, 6(2), 97–119. Https://Doi.Org/10.37274/Rais.V6i2.542
Salleh, H. M., & Ahmad, M. (2021). Tinjauan Literatur Penterjemahan Sinonim Dalam Al-Quran. 4(2).
Suryaningrat, E. (2023). Semantik Hijrah Dalam Al-Qur’an. 7(1).