Bentuk dan Makna Leksikon Kekerabatan dalam Puisi Arab ًحنينا تحن Karya ‘Amr bin Qamiyah: Kajian Morfosemantik

Isi Artikel Utama

Nurhayati

Abstrak

Penelitian ini membahas bentuk dan makna leksikon kekerabatan dalam puisi Arab


klasik Tahinnu Haninan karya ‘Amr bin Qamiyah dengan menggunakan pendekatan


morfosemantik. Fokus kajian diarahkan pada kosakata yang merujuk pada relasi


kekerabatan dan struktur sosial, هلٔا (keluarga), قوم (Kaum), خال (Paman dari pihak ibu).


diterapkan untuk mengidentifikasi bentuk dasar, pola derivasi, kelas kata, serta proses


morfologis lainnya yang berkontribusi terhadap pembentukan makna. Sementara itu,


analisis semantik digunakan untuk menelaah perubahan makna, perluasan semantis,


serta konteks pemakaian leksikon dalam struktur puisi. Hasil penelitian menunjukkan


bahwa leksikon kekerabatan dalam puisi ini tidak hanya berfungsi sebagai penanda


hubungan biologis, tetapi juga mengandung dimensi sosial, politis, dan emosional yang


mencerminkan solidaritas antarsuku dalam tradisi Arab Jahiliyyah. Dengan demikian,


penggunaan kosakata kekerabatan memainkan peran penting dalam membangun pesan


budaya serta nuansa emotif yang mewarnai keseluruhan struktur puisi.

##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.downloads##

##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.noStats##

Rincian Artikel

Bagian

Articles

Referensi

Abu Zayd, A. Makna Simbolik dalam Puisi Pra-Islam. Cairo: Al-Hadara Press, 2016

Al-Munajjid, S. Nilai Sosial dan Moral dalam Puisi Jahiliyah. Riyadh: Dar al-Ma‘arif,

2017.

Al-Tamimi, R. Puisi Arab Klasik: Kajian Morfologi dan Makna. Jeddah: Dar alMustaqbal, n.d.

Chaer, Abdul. Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta, 2012.

Chamdar Nur, dan Andi Abdul Hamzah. Pra-Islam dan Bahasa Arab: Bahasa dan Sastra

Sebelum Munculnya Islam. Makassar: Stiba Press, 2025.

Hadi, A. W. M. Tradisi Sastra Arab Klasik. Jakarta: Pustaka Firdaus, 2015.

Hidayat, Asep. Pengantar Ilmu Balaghah dan Stilistika Arab. Bandung: Remaja

Rosdakarya, 2018.

Husein, A. “Analisis Leksikon Kekerabatan dalam Sastra Arab Klasik.” Jurnal Bahasa

dan Budaya Arab 12, no. 3 (2019): 88–91.

Ibn Manzurr. Lisan al-‘Arab. Vol. 11. Beirut: Dar Ṣadir, 1955.

Istikomah, dan Dzulfikar Akbar Romadlon. “Studi Sistem-Sistem Kebudayaan

Masyarakat Arab Pra-Islam.” JAHE: Jurnal Antropologi dan Humaniora 12, no.

1 (2019): 39–52.

Maksum, and Tafiati. “Medan Makna Morfosemantik Kata Auliya’ dalam Al-Qur’an:

Kajian Semantik dengan Pendekatan Analisis Komponensial.” Diwan: Jurnal

Bahasa dan Sastra Arab 11, no. 1 (January–June 2019): 39–52.

https://doi.org/10.15548/diwan.v11i1.175.

Munir, M. “Makna Sosial Leksikon dalam Puisi Arab Jahili.” Jurnal Adabiyyat 17, no. 2

(2018): 146–47.

Musthofa, Kholid. Semantik Bahasa Arab. Malang: UIN Maliki Press, 2014.

Sari, Devi Puspita, Dede Cahyadi, dan Muhammad Taufan Gunasri. “Kombinasi Budaya

dan Kepercayaan Arab Jahiliyyah Pra-Islam.” CICES: Cyberpreneurship

Innovative and Creative Exact and Social Science 9, no. 1 (2023): 1–8.

Wargadinata, Wildana, and Laily Fitriani. Sastra Arab Masa Jahiliyah dan Islam.

Malang: UIN-Maliki Press, 2018.

Zaidan, A. R. Pengantar Linguistik Arab. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga Press, 2019.