Husnu Ta’lil Bima Yusibhu Ad Dzam Wa Aksahu Dalam Sastra Arab Modern: Sebuah Analisis Retorika Dan Kritis Dengan Pendekatan Ilmu Maani Dan Ilmu Badi
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini mengkaji fenomena ḥusnu ta‘līl bimā yusbihu adz-dzamm wa ‘aksuhu dalam sastra Arab modern dengan pendekatan retorika dan kritik sastra berbasis ilmu ma‘ānī dan ilmu badī‘. Fokus penelitian diarahkan pada analisis fungsi estetis dan kritis perangkat retoris tersebut dalam teks sastra Arab kontemporer, khususnya dalam bentuk puisi dan prosa modern. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Data penelitian berupa korpus teks sastra Arab modern yang mengandung bentuk ḥusnu ta‘līl, pujian yang menyerupai celaan (bimā yusbihu adz-dzamm), serta celaan yang disampaikan dalam bentuk pujian (wa ‘aksuhu). Analisis data dilakukan melalui kajian retorika dan stilistika dengan kerangka teori balāghah klasik, terutama ilmu ma‘ānī untuk mengungkap makna implisit dan tujuan komunikatif teks, serta ilmu badī‘ untuk mengidentifikasi keindahan linguistik dan efek estetisnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ḥusnu ta‘līl dalam sastra Arab modern tidak hanya berfungsi sebagai ornamen bahasa, tetapi juga sebagai strategi retoris kritis yang efektif dalam menyampaikan kritik sosial, ideologis, dan kultural secara halus dan simbolik. Fenomena bimā yusbihu adz-dzamm dan ‘aksuhu memperlihatkan adanya dualitas makna yang sengaja dibangun untuk menciptakan ambiguitas estetis sekaligus memperkuat daya kritis teks. Temuan ini menegaskan bahwa perangkat balāghah klasik mengalami transformasi fungsional dalam sastra Arab modern, dari sekadar keindahan linguistik menuju medium ekspresi kritik dan refleksi sosial. Dengan demikian, penelitian ini membuktikan bahwa teori balāghah klasik, khususnya ilmu ma‘ānī dan ilmu badī‘, tetap relevan dan produktif dalam menganalisis kompleksitas makna dan estetika sastra Arab kontemporer.
##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.downloads##
Rincian Artikel
Bagian

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Referensi
Ahya Muthmainnah, Rohanda, & Kodir Abdul. (2025). LANDASAN ONTOLOGIS,
AKSIOLOGIS, EPITESMOLOGIS ALIRAN FILSAFAT ESENSIALISME
DAN PANDANGANYA TERHADAP PENDIDIKAN. Jurnal Pendidikan
Bahasa Arab, 8(2), 238–252. https://doi.org/10.30736/rf.v9i2.320
Zayuda Dafa Nur Abtia, Aini Nur, Anwar Syuhaila, & Al-Rasyid Harun. (2025).
Dafa+Nur+Abtia+Zayuda+(2). JPNM, 1, 1–7.
Dikwan, I., Maghfirah, T., & Haniah, H. (2025). Dinamika Tasybīh dalam Retorika Arab
sebagai Representasi Imajinatif dalam Wacana Modern. JURNAL Al-AZHAR
INDONESIA
SERI
HUMANIORA,
10(3),
203.
https://doi.org/10.36722/sh.v10i3.4520
Kamil Sukron. (2011). admin2020,+Journal+manager,+artikel+1. 1, 2–24.
Latifah Ira Ainul, Dardi Ahmad, Raswan, & Fudhaili Achmad. (2025).
JTI____Muhassinat+Ma’nawiyah+(+Ilmu+Badi+)+dalam++Al-Qur’an. Jurnal
Teologi Islam, 1(2), 294–301. https://doi.org/10.63822
Muhaimin, A. S., Hikmah Arsy, N., & Rahma, S. N. (2025). Istia’ārah dalam Teks Sastra
Arab: Perbandingan Estetika Retoris antara Karya Klasik dan Modern Istia’ārah
in Arabic Literary Texts: A Comparison of Rhetorical Aesthetics between
Classical and Modern Works. JURNAL INTELEK INSAN CENDIKIA, 2, 13256
13267. https://jicnusantara.com/index.php/jiic
Nisa’, C., & Nurhidayati, N. (2023). Majas Bahasa Arab dalam Kumpulan Cerita Pendek
Al Hubbul Maktum Karya Muhaiban. JoLLA: Journal of Language, Literature,
and Arts, 3(9), 1387–1395. https://doi.org/10.17977/um064v3i92023p1387-1395