Fiqh Sebagai Istilah Linguistik dan Disiplin Ilmu: Tinjauan Bahasa Dan Epistemologi Islam
Isi Artikel Utama
Abstrak
Fiqh, secara etimologis berasal dari kata faqih–yafqahu–fiqhan yang berarti pemahaman mendalam, merupakan salah satu istilah penting dalam khazanah keilmuan Islam. Dalam perspektif linguistik, makna fiqh mengalami perkembangan dari pengertian umum sebagai “pemahaman” menuju pengertian khusus sebagai “ilmu tentang hukum syariat”. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji fiqh sebagai istilah linguistik dan disiplin ilmu melalui tinjauan bahasa dan epistemologi Islam. Kajian dilakukan dengan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui telaah semantik terhadap akar kata fa–qa–ha dalam Al-Qur’an serta analisis historis terhadap perkembangan istilah fiqh dalam tradisi keilmuan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara linguistik, fiqh mengandung dimensi makna yang luas, meliputi aspek kognitif (pemahaman), spiritual (kesadaran iman), dan normatif (penerapan hukum). Sedangkan secara epistemologis, fiqh berkembang menjadi disiplin ilmu yang sistematis melalui proses ijtihad, kodifikasi, dan pembentukan mazhab. Dengan demikian, istilah fiqh merepresentasikan perpaduan antara bahasa, akal, dan wahyu sebagai dasar epistemologi Islam yang dinamis dan kontekstual.
##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.downloads##
Rincian Artikel
Bagian

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Referensi
Al-Jaziri, A. (2012). Fiqh Empat Mazhab. Jakarta: Pustaka Azzam.
Anwar, S. (2021). Madzhab dan Sejarah Perkembangannya. Jurnal Studi Islam, 5(2), 134-150. https://stisalmanar.ac.id/madzhab-dan-sejarah-perkembangannya
Az-Zuhaili, W. (2011). Fiqh Islam wa Adillatuhu. Beirut: Dar Al-Fikr.
Badri, H. (2020). Sejarah Perkembangan Ilmu Fiqih dan Ushul Fiqih. Jurnal Ilmu Syariah, 9(1), 25-39. https://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/atTujjar/issue/download/860/117
Burhanuddin, A. (2018). Sejarah Perkembangan Fiqh Islam. Jakarta: Kencana.
Hallaq, W. B. (2005). The Origins and Evolution of Islamic Law. Cambridge: Cambridge University Press.
Hasan, A. (2015). Sejarah Perkembangan Ushul Fiqh dan Implikasinya terhadap Pemikiran Hukum Islam Kontemporer. Jurnal Hukum Islam, 3(2), 45-60. https://jurnalfai-uikabogor.org/index.php/mizan/article/download/192/106
Kamali, M. H. (2013). Principles of Islamic Jurisprudence (3rd ed.). Cambridge: Islamic Texts Society.
Khalil, M. (2019). Sejarah dan Karakteristik Empat Mazhab Fiqih. Jurnal Hukum Islam, 7(1), 22-40. https://journal.staitaruna.ac.id/index.php/jls/article/download/196/174/972
Madjid, N. (2000). Islam, Doktrin, dan Peradaban: Sebuah Telaah Kritis Tentang Masalah Keimanan, Kemanusiaan, dan Kemodernan. Jakarta: Paramadina.
Nasution, H. (1992). Islam Rasional: Gagasan dan Pemikiran. Bandung: Mizan.
Qardhawi, Y. (2005). Fiqh Al-Awlawiyyat: Konsep Prioritas dalam Islam. Jakarta: Gema Insani Press.
Rahman, F. (1979). Islamic Methodology in History. Islamabad: Islamic Research Institute.
Rahmat, A. (2022). Periodisasi Perkembangan Fiqh dari Masa Rasul SAW hingga Sekarang. Jurnal Ushuluddin, 14(2), 89-104. https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/islamfutura/article/view/3054
Ridwan, A. (2017). Perkembangan Ushul Fiqh dari Masa ke Masa. Jurnal Ushul Fiqh, 5(1), 12-28. https://jurnalfai-uikabogor.org/index.php/mizan/article/download/192/106
Syahrizal, H. (2021). Fiqh dan Perkembangannya di Era Modern: Respons terhadap Tantangan Zaman. Jurnal Islam dan Peradaban, 8(3), 76-91. https://ejurnalqarnain.stisnq.ac.id/index.php/ALADALAH/article/download/1243/1352/5070
Wahid, A. (2010). Membumikan Syariat: Menjadikan Syariat sebagai Rahmat bagi Semesta Alam. Jakarta: LKiS.
Wikipedia. (2024). Fiqh. Retrieved from https://en.wikipedia.org/wiki/Fiqh
Wikipedia. (2024). Sharia. Retrieved from https://en.wikipedia.org/wiki/Sharia
Wikipedia. (2024). Madhhab. Retrieved from https://en.wikipedia.org/wiki/Madhhab